Mitos-Mitos tentang Facebook Paling Populer

www.pexels.com
www.pexels.com

Facebook merupakan salah satu platform media sosial yang populer digunakan untuk memaksimalkan social media marketing. GDILab.com pun beberapa kali mengulas tentang Facebook di antaranya 4 Manfaat Memonitor Facebook Fan Page dan Kesalahan dalam Facebook Marketing yang Tidak Boleh Terulang.

Selain do & don’ts, ada beberapa mitos tentang Facebook yang selama ini banyak dipercaya sehingga membuat penggunaannya tidak maksimal. Simak mitos-mitos tentang Facebook yang sebaiknya tidak Anda percaya begitu saja:

Tidak lagi menggunakan Facebook karena reach yang buruk

Mungkin Anda sendiri pernah mengalami jumlah reach postingan yang Anda buat di Facebook sangat kecil? Lalu Anda berpikir bahwa Facebook sudah ditinggalkan oleh audience dan memutuskan untuk tidak lagi menggunakan Facebook. Ini merupakan sebuah kesalahan yang besar.

Mitos lainnya, Facebook sengaja membatasi jumlah reach Anda karena ingin Anda membayar iklan. Jumlah jangkauan atau reach Anda rendah dikarenakan ada banyak content di Facebook yang diposting pada hari yang sama dibandingkan dengan beberapa waktu yang lalu.

Anda bisa menganalogikannya sebagai lingkungan RT (Rukun Tetangga) dengan kecamatan. Tentu lebih mudah mengenali orang-orang yang berada dalam lingkungan RT yang sama daripada orang-orang yang berada pada kecamatan yang sama bukan? Sama halnya dengan Facebook, ketika pengguna semakin banyak maka jumlah content yang dihasilkan pun semakin tak terkontrol.

Membutuhkan banyak waktu

Siapa bilang membuat sebuah content di Facebook membuang banyak waktu? Saat ini sudah tersedia fitur schedule atau jadwal yang dapat membebaskan waktu Anda untuk fokus pada pekerjaan lainnya seperti merespons komentar, menyusun content, dll. Jika Anda merasa kesulitan dalam membuat desain, saat ini terdapat beberapa tools yang menyediakan template gratis yang sangat mudah untuk dioperasikan bagi pemula sekalipun.

Facebook tidak tepat bagi brand atau produk Anda

Jika Anda merasa bahwa Facebook tidak tepat bagi brand atau produk Anda maka solusinya, Anda bisa membuat jenis content “berbeda” yang memungkinkan audience engage terhadap brand atau produk Anda. Untuk melakukan ini, Anda perlu mencari tahu jenis content apa yang pasti mereka sukai, bagikan, terlibat, dll. Ketika Anda sudah berhasil menemukan, jadikan jenis content tersebut sebagai content andalan Anda di Facebook. Pastikan Anda mempunyai komposisi content yang tepat, hindari hanya fokus pada content promosi penjualan saja. Sesekali Anda dapat menunjukkan unsur personal touch, seperti suasana kantor, meeting divisi, dan masih banyak lagi.

Waktu terbaik untuk menyebarkan content

“Waktu terbaik untuk menyebarkan content adalah ________.” Tentu Anda pernah mendengar argumen tersebut bukan? Namun yang perlu Anda ketahui bahwa, waktu terbaik atau peak time tidak bisa disamaratakan, karena tergantung dengan perbedaan dalam demografis, lokasi, industri, dan masih banyak lagi. GDILab.com bisa menjadi solusi yang Anda pilih untuk mengetahui peak time. Tak hanya peak time, GDILab.com juga bisa mencari tahu berapa banyak yang membicarakan brand atau produk Anda di Facebook. Untuk info lengkapnya, Anda dapat menghubungi GDILab.com.

Mau meningkatkan penjualan bisnis dan popularitas diri Anda di media sosial? SocialMeter.id bisa menjadi solusi yang Anda pilih. SocialMeter.id merupakan produk dari GDILab.com yang dapat memberikan arahan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil untuk membantu meningkatkan penjualan, reach, exposure, dan engagement di akun media sosial mereka. Tidak hanya itu, SocialMeter.id juga dapat membantu para influencers, buzzers, bloggers, dan selebgram meningkatkan popularitas mereka di tiga media sosial: Twitter, Facebook Page, Instagram. Harga yang ditawarkan sangatlah terjangkau, pemilik usaha mikro/kecil, dan para influencers cukup membayar Rp 100.000 per-bulan atau Rp 500.000 per-tahun. Masukkan kode SM07, untuk mendapatkan diskon sebesar 10%.